keputihan bau amis
Ternyata Ini Penyebab Keputihan Berbau Amis
January 5, 2017
candida albicans adalah
Pada Dasarnya Candida Albicans Adalah Jamur
January 8, 2017

Mengenal Fungsi Epididimis Pada Pria

fungsi epididimis

fungsi epididimis

Epididimis merupakan saluran panjang yang berkelok-kelok yang keluar dari testis. Epididimis berada di dekat testis dan dikelilingi oleh suatu lipatan dari tunika vaginalis. Jumlah dari epididimis sepasang yaitu sebelah kanan dan kiri. Fungsi epididimis adalah sebagai tempat penyimpanan sementara sperma sampai sperma menjadi matang dan dapat bergerak menuju vas deferens.

Sperma yang berada pada epididimis selama 1-3 minggu dan selama waktu tersebut terjadi perubahan dalam ukuran besarnya, penampilan, kemampuan gerak, membran, daya tembus, kepekaan terhadap suhu, dan juga fungsi metabolisme. Fungsi epididimis dalam menunjang mematangkan sperma tergantung pada androgen, dan juga sel epitel torak utama yang melapisi epididimis membutuhkan androgen untuk memelihara bentuk dan juga fungsi sekresi serta absorpsi.

Fungsi Epididimis

Transportasi

Fungsi epididimis yang pertama yaitu sebagai transportasi atau untuk mengangkut spermatozoa. Terdapat beberapa faktor yang berkontribusi terhadap gerakan spermatozoa melalui epididimis. Salah satu faktornya adalah tekanan dari produksi spermatozoa.

Spermatozoa diproduksi dalam tubulus seminiferous, dimana spermatozoa dipaksa untuk keluar melalui rete testis dan vasa efferentia ke epididimis. Lapisan epididimis berisi beberapa sel epitel bersilia, tetapi peran dari bersilia ini dalam pergerakan spermatozoa dibantu dengan ejakulasi. Selama ejakulasi, kontraksi peristaltik yang melibatkan lapisan otot polos epididimis dan juga tekanan negatif.

Konsentrasi

Fungsi epididimis yang kedua adalah konsentrasi. Spermatozoa masuk ke dalam epididimis dari testis berkonsentrasi relatif sekitar 100 juta spermatozoa/ml. Kemudian pada epididimis konsentrasi menjadi meningkat sekitar 4 kali 109 atau 4 miliar spermatozoa per ml. Konsentrasi terjadi sebagai cairan, yang bisa menangguhkan spermatozoa pada testis, yang diserap oleh sel epitel dari epididimis. Penyerapan cairan ini terutama di ujung proksimal dari korpus dan di caput.

chat online

Penyimpanan

Salah satu fungsi epididimis adalah untuk penyimpanan spermatozoa. Kebanyakan spermatozoa disimpan pada cauda epididimis dari mana spermatozoa terkonsentrasi yang di kemas dalam epididimis lumen. Kondisi yang optimal dalam cauda dibutuhkan untuk kelangsungan hidup spermatozoa selama penyimpanan. Konsentrasi karbon dioksida tinggi, Viskositas tinggi, pH rendah, pengaruh testosteron, rasio kalium-natrium tinggi dan kemungkinan kombinasi beberapa faktor lainnya berkontribusi pada tingkat metabolisme rendah dan memperpanjang daya hidup.

Maturasi (Pematangan Spermatozoa)

Fungsi yang terakhir adalah untuk pematangan spermatozoa. Ketika spermatozoa yang baru dibentuk masuk ke dalam caput dari vasa efferentia, maka spermatozoa tidak memiliki kemampuan untuk motilitas ataupun kesuburan. Ketika spermatozoa melewati epididimis maka ia akan memperoleh kemampuan menjadi motil dan subur.

Jika cauda yang diikat di setiap akhir, maka spermatozoa paling dekat dengan corpus meningkat kesuburannya sampai 25 hari. Selama periode yang sama, spermatozoa yang dekat dengan vasa deferens akan berkurang kemampuan kesuburannya. Oleh sebab itu, terlihat bahwa kemampuan spermatozoa menjadi subur di cauda dan lalu menjadi matang, namun akan menurun kesuburannya jika tidak dikeluarkan.

Selama berada pada epididimis, spermatozoa kehilangan droplet sitoplasma yang terbentuk pada leher masing-masing spermatozoa. Droplet sitoplasma berfungsi sebagai indikator kematangan spermatozoa di dalam epididimis. Jika presentasi yang tinggi dari spermatozoa segar yang diejakulasikan dan memiliki droplet sitoplasma, maka bisa dianggap spermatozoa tersebut belum matang dan mempunyai kapasitas kesuburan rendah.

chat online